BRMP Kalsel Perkuat Sinergi dengan BWS Kalimantan III Dukung Perluasan Tanam PM-AAS di Kab. Banjar
Banjarmasin (brmp-kalsel) – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Banjar menggelar koordinasi untuk memperkuat dukungan infrastruktur pengairan dalam pelaksanaan Program Perluasan Tanam melalui metode Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) (27/07/2026).
Pertemuan yang dilaksanakan di Kantor BWS Kalimantan III ini dilakukan sebagai langkah strategis menghadapi musim kemarau sekaligus mendukung optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Banjar yang memiliki luas lahan baku sawah terbesar di Kalimantan Selatan.
Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan, Dr. Wahida Annisa Yusuf, M.Sc menyampaikan apresiasi kepada BWS Kalimantan III yang telah merespons cepat berbagai aspirasi dan aduan masyarakat terkait bendungan serta pengelolaan sumber daya air untuk kebutuhan pertanian. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program perluasan tanam dan peningkatan produksi pangan. Karena itu, sinergi antarinstansi perlu terus diperkuat agar berbagai kebutuhan infrastruktur pengairan dapat segera ditindaklanjuti.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar H. Warsita menjelaskan bahwa sejumlah wilayah pertanian mulai mengalami kekeringan seiring memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan sarana pengairan, terutama pompa air dan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), semakin mendesak. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengairi lahan sawah, memenuhi kebutuhan air sehari-hari, serta mendukung aktivitas pertanian lainnya sehingga produktivitas lahan tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala BWS Kalimantan III, Sandy Errianto menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung sistem irigasi pertanian. Ia menjelaskan bahwa usulan bantuan dapat diajukan melalui aplikasi SIPURI, sehingga perencanaan dan pelaksanaannya lebih terintegrasi. BWS Kalimantan III juga siap memfasilitasi pembangunan maupun rehabilitasi JIAT, saluran irigasi primer, sekunder, tersier, serta bantuan pompa air. Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan sangat penting agar program yang dilaksanakan saling mendukung dan tidak terjadi tumpang tindih bantuan.
Melalui koordinasi ini, BRMP Kalimantan Selatan, BWS Kalimantan III, Pemerintah Kabupaten Banjar, Dinas PUPR Kabupaten Banjar berkomitmen memperkuat pengelolaan sumber daya air guna mendukung percepatan perluasan tanam PM-AAS. Dukungan infrastruktur irigasi yang memadai diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi pertanian, meningkatkan produktivitas lahan, serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Selatan.